Industri Sepatu Indonesia Saat Ini

Saat ini produki sepatu Indonesia berada pada urutan ke 4 dalam tingkat dunia dimana pada tahun 2018 Indonesia berkontribusi sebesar 1,4 milar pasang sepatu. Hal ini diungkapkan oleh Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Berbagai Industri saat di jumpai di Kantor Kementrian Perindustrian. Tercatat saat ini bisnis sepatu di Indonesia telah berhasil menfasilitasikan lapangan pekerja bagi 795.000 orang.

industri sepatu indonesia

Berada di peringkat ke 4 setelah Cina, India dan Vietnam tentu saja sebuah hal yang cukup membanggkaan dalam dunia perindustrian. Selain itu juga tercatat bahwa penduduk Indonesia yang sebagai konsumen sepatu menempati urutan ke 4 dengan angka 886 juta pasang alas kaki selama tahun 2018. Untuk industri di Indonesia sendiri mencatatkan 18.687 industri yang terdaftar dengan pembagian 155 usaha besar, 144 usaha menengah dan 18.091 usaha kecil.

Pada kesempatan itu dalam IFCC ( Indonesia Footwear Creative Competitive ) 2019, menerangkan bahwa pemerintah melalui kementrian mendorong para generasi muda Indonesia untuk mengembangkan usaha industri alas kaki.  Dalam IFCC itu juga diadakan kompetisi bagi para peserta yang tergabung dari konsumen dan produsen. Kompetisi sepatu kreatif tersebut meliputi desain, fotografi dan videografi yang di prakarai oleh Balai Pengembangan Industri Persepatuan ( BPIP ) Indonesia.

Oleh karena itu, IFCC berharap acar tersebut dapat semakin memperkenalkan Alas Kaki lokal kepada generasi muda Indonesia. Mereka ingin meyakinkan bahwa produk lokal dapat bersaing secara ketat dengan produk luar. Pada tahun 2018 lalu, IFCC memperlihatkan sekitar 689 karya dalam kategori desain, fotografi dan videografi. Pada data sebagian besar dari peserta atau lebih tepat 70% peserta adalah pelajar dan sisanya merupakan masyarakat umum.

Pada tahun 2019 ini IFCC berencana untuk bekerja sama dengan Universitas Kristen Petra di Surabaya, Jawa Timur. Dalam kerjasama ini diharapkan para siswa untuk ikut terjun dan berpatisipasi dalam pelatihan lokakarya. Sementara itu pemerintah Jawa Timur sudah aktif terlebih dahulu dalam mengembangan Industri kreatif melalui Millenial Job Center. Diharapkan para generasi muda ini akan menjadi bibit berkualitas di masa depan.